Pengabdian Masyarakat Departemen K3 Universitas Mulawarman di Muara Madak Toko Lima: Pemeriksaan Reaction Timer dan Audiometri bagi Nelayan

Muara Madak Toko Lima, 19 Mei 2026 — Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Departemen K3 Universitas Mulawarman melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan kerja bagi nelayan di wilayah Muara Madak Toko Lima. Kegiatan ini dibersamai oleh mahasiswa peminatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3 sebagai bagian dari pembelajaran lapangan sekaligus bentuk kontribusi akademik dalam meningkatkan kesadaran kesehatan kerja pada kelompok nelayan. Kegiatan ini berfokus pada peningkatan edukasi keselamatan dan kesehatan kerja melalui pengenalan bahaya kerja pada nelayan. Pemeriksaan reaction timer dan pengukuran audiometri sebagai upaya deteksi dini terhadap kondisi respons motorik dan fungsi pendengaran nelayan yang sehari-hari bekerja di lingkungan dengan risiko kebisingan dan beban kerja fisik.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian akademik terhadap kesehatan nelayan sebagai kelompok pekerja sektor informal yang memiliki risiko paparan kebisingan dari mesin kapal, aktivitas melaut dalam waktu lama, serta tuntutan kewaspadaan tinggi selama bekerja di perairan. Pemeriksaan reaction timer dilakukan untuk mengetahui kecepatan respons nelayan terhadap rangsangan tertentu, sedangkan pemeriksaan audiometri bertujuan untuk menilai kemampuan pendengaran dan mendeteksi kemungkinan gangguan pendengaran akibat paparan suara bising secara berulang.

Kegiatan ini disupport oleh Pemerintah Desa Muara Badak, komunitas IKAN (Ikatan Komunitas Anak Nelayan) serta puskesmas Muara Badak. Ketua Panitia menyampaikan bahwa pemeriksaan ini penting karena nelayan membutuhkan kemampuan respons yang cepat dan pendengaran yang baik dalam menjalankan aktivitas kerja. “Nelayan sering berhadapan dengan kondisi kerja yang menuntut konsentrasi, kecepatan respons, dan kepekaan terhadap suara di sekitar. Pemeriksaan ini diharapkan dapat membantu nelayan mengetahui kondisi kesehatannya secara lebih awal,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, nelayan mendapatkan pemeriksaan langsung dari tim pelaksana, mulai dari pendataan peserta, pemeriksaan reaction timer, pengukuran audiometri, hingga penyampaian edukasi singkat mengenai pentingnya menjaga kesehatan pendengaran. Tim juga memberikan informasi mengenai upaya pencegahan gangguan pendengaran, seperti mengurangi paparan kebisingan berlebihan, menggunakan pelindung telinga saat berada di dekat mesin kapal, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat nelayan Muara Madak Toko Lima. Para peserta menyambut baik pemeriksaan yang diberikan karena sebagian besar nelayan belum pernah mendapatkan pemeriksaan reaction timer dan audiometri secara khusus. Melalui kegiatan ini, nelayan diharapkan semakin memahami pentingnya kesehatan kerja sebagai bagian dari keselamatan dan produktivitas dalam menjalankan aktivitas melaut.

Pihak Departemen K3, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman berharap kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat perhatian terhadap kesehatan kerja nelayan. Program serupa diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan komunitas nelayan.

Tentang Kegiatan

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan program Departemen K3 yang bertujuan untuk memberikan pelayanan, pemeriksaan, dan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Fokus kegiatan diarahkan pada peningkatan kesadaran nelayan mengenai pentingnya deteksi dini gangguan pendengaran dan kemampuan respons kerja dalam mendukung keselamatan selama bekerja.