Universitas Mulawarman

Kegiatan

YUDISIUM JUNI 2015

May, 21 2015 10:43:26

YUDISIUM DESEMBER 2012

March, 15 2013 09:51:31

PIMNAS UNHAS-Makassar

March, 13 2013 12:54:06

KULIAH UMUM

March, 12 2013 18:45:11

YUDISIUM MARET 2013

February, 27 2013 12:44:46

KULIAH TAMU Perubahan Iklim dan Penyakit berbasis Lingkungan

December, 08 2012 15:27:00

Index »

PENGARUH KELENGKAPAN TREATMENT TERHADAP EFEKTIFITAS REDUKSI TINGKAT KEKERUHAN AIR PADA SISTEM IPA PD

oleh Nurul Hidayah | 2015-04-20 10:49:38

PENGARUH KELENGKAPAN TREATMENT TERHADAP EFEKTIFITAS
REDUKSI TINGKAT KEKERUHAN AIR PADA SISTEM IPA PDAM
CABANG WILAYAH I KOTA SAMARINDA TAHUN 2014

EFFECT OF COMPLETE WATER TREATMENT ON REDUCING
THE EFECTIVENESS OF WATER TURBIDITY LEVEL
AT IPA PDAM CABANG WILAYAH I
SAMARINDA IN 2014


Nurul Hidayah 1)Blego Sedionoto, And M.Sultan
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
Jl. Sambaliung Unmul Telp.0541 703134 -7925387 Samarinda 75519
Email : Randriani43@gmail.com


ABSTRAK

Artikel ini berisikan tentang pengaruh kelengkapan treatment terhadap efektifitas reduksi tingkat kekeruhan pada sistem pengolahan IPA PDAM Samarinda. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan analitik dengan metode penelitian pemeriksaan laboratorium dan observasi. Objek penelitian adalah IPA Cendana, IPA Tirta Kencana, IPA Lempake, IPA Selili, IPA Bengkuring, IPA Pulau Atas, IPA Bendang, IPA Loa Bakung dan IPA Gunung Lingai. Dari tiap objek tersebut diambil 2 sampel air yang berasal dari treatment IPA yaitu Intake Air Baku sebelum air diolah dan Reservoar setelah air diolah yang akan dilakukan uji Laboratorium. Kemudian dilakukanlah Observasi pada setiap treatment IPA PDAM untuk dilakukan uji kelengkapan treatment . Dari hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa dari 9 variabel yang dianalisis dengan uji One T-test berdasarkan taraf signifikansi 0,05, dengan ÞValue = 0,011 artinya memiliki pengaruh terhadap reduksi tingkat kekeruhan dan dari hasil analisis dengan uji Wilcoxon dengan taraf signifikansi 0,05, pada uji kelengkapan treatment terdapat 4 variabel yaitu Intake Air Baku nilai ÞValue = 0,021 artinya ada pengaruh, Prasedimentasi nilai ÞValue = 0,015 artinya ada pengaruh, Filter nilai ÞValue = 0,008 artinya ada pengaruh, Reservoar nilai ÞValue = 0,021 artinya ada pengaruh. Kesimpulannya adalah bahwa ada pengaruh yang segnifikan pada kelengkapan Intake Air Baku, Prasedimentasi, Filter dan Reservoar terhadap efektifitas Reduksi tingkat kekeruhan air pada Sistem IPA PDAM Cabang Wilayah I Kota Samarinda Tahun 2014. Disarankan kepada PDAM Samarinda untuk terus melakukan pengawasan serta evaluasi terhadap pengujian tingkat kekeruhan terutama air hasil olahan sesuai standar PERMENKES 492/2010 secara berkala karena PDAM merupakan sumber air minum masyarakat Samarinda.


Kata Kunci : Kekeruhan, Kelengkapan Treatment IPA PDAM

 

 

ABSTRACT

This article comprise about influence of equipment of treatment to discount the effectiveness of water turbidity level at IPA management system of PDAM Samarinda. this was descriptive analytic which applied laboratory examination and observation. The objects of this study were IPA Cendana, IPA Tirta Kencana, IPA Lepake, IPA Selili, IPA Bengkuring, IPA Pulau Atas, IPA Bendang, IPA Loa Bakung, and IPA Gunung Lingai. In the first process, two samples i.e. intake (pre water management) and reservoir (post water management) were tested in the laboratory and then observed. After this process, the complete treatment evalution was applied to each IPA PDAM. Using one t-test (r = 0.05, ÞValue = 0.011), nine variables showed effect on reducing water turbidity level. Similarly, wilcoxon test (r = 0.05, Intake ÞValue = 0,021, Prasedimen ÞValue = 0,015, Filter ÞValue = 0,008, Reservoar ÞValue = 0,021), four variables complete treatment showed effect on reducing water turbidity level. Thus, it can be concluded that there was significant effect between complete intake, prasedimentasi, filter and reservoir and the effectiveness of water turbidity level at IPA PDAM Cabang Wilayah I Samarinda in 2014. Suggested to PDAM Samarinda to continue to observation and also evaluate to examination of storey;level of water turbidity especially irrigate result of management according to standard of PERMENKES 492 / 2010 periodically because PDAM represent the source of society drinking water of Samarinda.


Key word : Water Turbidity, Complete Water Treatment IPA PDAM.

Download File
Copyright © 2012 fkm.unmul.ac.id | Supported by Mulawarman Informatics