Universitas Mulawarman

Kegiatan

YUDISIUM JUNI 2015

May, 21 2015 10:43:26

YUDISIUM DESEMBER 2012

March, 15 2013 09:51:31

PIMNAS UNHAS-Makassar

March, 13 2013 12:54:06

KULIAH UMUM

March, 12 2013 18:45:11

YUDISIUM MARET 2013

February, 27 2013 12:44:46

KULIAH TAMU Perubahan Iklim dan Penyakit berbasis Lingkungan

December, 08 2012 15:27:00

Index »

HUBUNGAN LINGKUNGAN FISIK DAN TINDAKAN PSN DENGAN PENYAKIT DBD DI KANTOR KESEHATAN PELABUHAN

oleh Adi | 2015-04-02 09:26:35

HubunganLingkungan Fisik dan Tindakan PSN dengan Penyakit Demam Berdarah Dengue di Wilayah Buffer Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Samarinda

Physical Environment and PSN With The Incident of DHF at PelabuhanBuffer Area Port Health Office Class II Samarinda


Adi1),Sitti Badrah dan Andi Anwar

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman
Jl. Sambaliung Unmul Telp. 0541 703134 - 7925387 Samarinda 75119
E-mail :adi@yahoo.co.id


ABSTRAK

Demam Berdarah Dengue (DBD)merupakan masalah kesehatan di Indonesia yang dapat menimbulkan kejadian luar biasa (wabah). Perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi sangat berpengaruh terhadap perkembangan sosial budaya, pertanian, perindustrian, pertambangan dan mobilitas masyarakat. Wilayah kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Samarinda merupakan wilayah endemis DBD di Samarinda dengan jumlah kasus sepanjang tahun 2013 adalah sebesar 33 penderita dan Januari – Agustus 2014 sebanyak 20 penderita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Tempat Penampungan Air (TPA), Kelembaban dan PSN dengan Penyakit DBD di Wilayah Buffer KKP Kelas II Samarinda. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode survey analitik dengan pendekatan cross sectionalyaitu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antar faktor-faktor risiko dengan efek, dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data sekaligus sebanyak 140 responden dengan cara observasi, pengamatan dan pengukuran. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara tempat penampungan air dengan penyakit DBD dengan nilai ρ value= 0,031. Ada hubungan antara kelembaban dengan penyakit DBD dengan nilai ρ value = 0,046. Dan ada hubungan antara PSN dengan penyakit DBD dengan nilai ρ value =0,000. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan kepada instansi kesehatan agar selalu memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat secara terus menerus mengenai bahaya DBD, mengendalikan perkembangan nyamuk, mencegah gigitan nyamuk dalam rangka mencegah tertularnya dari penyakit DBD.


Kata Kunci :Lingkungan Fisik, Penyakit Demam Berdarah Dengue, Tindakan PSN

 

 

ABSTRACT


Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a health problem in Indonesia, which can lead to the extraordinary events (plague).The development of science and technology affect the development of social and cultural, agricultural, industrial, mining and public mobility. The second-class Port Health Office Samarinda is included as endemic area; with the 33 total numbers of cases in 2013 and there were 20 cases started from January to August 2014. The purpose of this study was to find out the relationship between water shelter, humidity and eradication of mosquito breeding toward DHF in buffer area of the Second-Class Port Health Office Samarinda.This type of research is an analytical survey method with cross sectional approach. It is included as the research which learns the dynamics of the correlation between risk factors and effects, using observation or data collection approach at once. The sample of this study was 140 respondents with observation and measurement using Mann Whitney and Chi Square tests. Variables of this study consisted of dependent variable, which is DHF and independent variables are the water shelter, humidity and eradication of mosquito breeding. The findings showed there was relationship between water shelters (ρ value0,031), and humidity (ρ value0,046), and also eradication of mosquito breeding (ρ value0,000). Based on the results of this study, it is expected to the healthcare institutions to give frequent health education to the society about the dangers of DHF, control the breeding of mosquitoes, and prevent mosquitoes’ bites in order to prevent infected by this disease.

Download File
Copyright © 2012 fkm.unmul.ac.id | Supported by Mulawarman Informatics