Universitas Mulawarman

Kegiatan

Seleksi Penerimaan Mahasiswa Alih Jenjang

July, 19 2018 08:39:13

Majelis Berkah dan Buka Puasa Bersama

May, 25 2018 08:47:31

Pembekalan KKN Angkatan 44 Tahun 2018

May, 09 2018 14:57:03

Taklim Bersama Mei 2018

May, 09 2018 14:45:22

Ujian Kompetensi Periode April 2018

April, 16 2018 10:51:34

Taklim Bersama April 2018

April, 16 2018 10:20:37

Kuliah Tamu April 2018

April, 16 2018 08:54:27

YUDISIUM JUNI 2015

May, 21 2015 10:43:26

Index »

EFEKTIFITAS BIJI KELORDAN TAWAS TERHADAP PENURUNAN FE DAN KEKERUAN AIR

oleh Rusmayanti | 2014-07-01 12:04:44

Efektifitas Biji Kelor (Moringa oleifera) dan Tawas Terhadap Penurunan Kandungan Besi (Fe) dan Kekeruhan Air Sumur Bor di Kelurahan Sempaja Selatan Tahun 2013

Effectiveness Of Moringa Seeds (Moringa oleifera) and Alum to Decrease Iron Compounds (Fe) and The Turbidity Of The Water Well Drill In The Village Of Sempaja Southern In The Year 2013


Rusmayanti1), Blego Soedionoto and Subirman
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman
Jl. Sambaliung FKM Unmul Telp. 0541 703134 Samarinda 75119
E-mail : yantielukman@gmail.com


ABSTRAK


Air sumur bor yang digunakan terlebih dahulu perlu dilakukan pengolahan agar kualitas air memenuhi syarat kesehatan telah ditetapkan dalam Permenkes RI No.416/Menkes/Per/IX/1990. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas biji kelor (Moringa oleifera) dan tawas terhadap penurunan kandungan besi (Fe) dan kekeruhan air sumur bor di Kelurahan Sempaja Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan pretest-posttest with control group dengan metode pemeriksaan laboratorium. Sampel penelitian ini adalah dua sumur bor yang ada di RT 2 Kelurahan Sempaja Selatan dengan perlakuan sebelum dan sesudah pemberian larutan 1% biji kelor dan larutan 1% tawas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 4 variabel yang dianalisis uji Non Parametric Wilcoxon dengan α 0,05 yaitu bermakna dan ada pengaruh pemberian biji kelor dan tawas terhadap penurunan kandungan besi (Fe) dan kekeruhan air sumur bor dengan Pvalue= 0,012.Saran yang dapat diberikan kepada peneliti selanjutnya adalah perlu dilakukan analisis lanjutan dengan parameter yang lebih lengkap pada pengolahan air sumur bor dengan menggunakan biji kelor dan tawas untuk mengetahui terpenuhi atau tidaknya persyaratan air bersih dengan standar Permenkes RI no. 416/Menkes/per/IX/1990.

Kata kunci : Biji Kelor (Moringan oleifera), Tawas, Kandungan Besi
(Fe),Kekeruhan

Download File
Copyright © 2012 fkm.unmul.ac.id | Supported by Mulawarman Informatics