Universitas Mulawarman

Kegiatan

YUDISIUM JUNI 2015

May, 21 2015 10:43:26

YUDISIUM DESEMBER 2012

March, 15 2013 09:51:31

PIMNAS UNHAS-Makassar

March, 13 2013 12:54:06

KULIAH UMUM

March, 12 2013 18:45:11

YUDISIUM MARET 2013

February, 27 2013 12:44:46

KULIAH TAMU Perubahan Iklim dan Penyakit berbasis Lingkungan

December, 08 2012 15:27:00

Index »

PERSEPSI WANITA KDRT MENGENAI DAMPAK KEKERASAN FISIK PADA KESEHATAN WANITA KORBAN KEKERASAN FSIK

oleh Maharani Jasmi | 2013-10-03 09:03:39

Persepsi Wanita Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga Mengenai Dampak Kekerasan Fisik Pada Kesehatan Wanita di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Kalimantan Timur

Perception of Women Victim Domestic Violence Concerning Impact Violence of Physical at Health of Women in Integrated Center Service for Empowerment Women and Children’s in East of Kalimantan


Maharani 1), Ridwan and Siswanto
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman
Jl. Kuaro Lt.3 Perpustakaan Unmul Telp. 0541 703134 Samarinda 75119
E-Mail : Maharanijasmi@yahoo.co.id

 

ABSTRAK

Kekerasan terhadap perempuan merupakan masalah global, diperkirakan paling sedikit satu diantara lima penduduk perempuan di Dunia pernah mengalami kekerasan yang dilakukan oleh pria, maka tidak berlebihan jika dikatakan KDRT merupakan bagian dari isu kesehatan masyarakat yang patut diperhatikan.Penelitian ini dilakukan untuk membuat kekerasan terhadap perempuan dan masalah kesehatan yang diakibatnya menjadi berwajah bukan hanya asumsi, tetapi secara nyata menunjukkan keterkaitan antara kekerasan dan masalah kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Wanita Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga Mengenai Dampak Kekerasan FIsik Pada Kesehatan Wanita di P2TP2A Provinsi Kalimantan Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi. Teknik pengambilan data melalui snowball method kemudian dilakukan wawacara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman korban (bentuk kekerasan fisik secara umum mengalami pemukulan kemudian diikuti seperti tamparan, cekikan serta didorong ketika hamil, dengan frekuensi sering dan terjadi di rumah, penyebabnya permasalahan ekonomi, rasa cemburu yang berlebih, kebiasaan suami dan kekuasaan suami), dampak dari kekerasan fisik berupa terganggunya kesehatan fisik, kesehatan mental dan kesehatan reproduksi, dan persepsi korban mengenai dampak kekerasan fisik dalam jangka waktu panjang berakibat fatal yaitu kematian. Disarankan bagi korban kekerasan dalam rumah tangga (wanita) agar selalu dapat berbagi dan lebih terbuka lagi mengenai keluhan yang dialami dengan orang terdekatnya, sehingga pihak terkait menangani korban kekerasan sseperti P2TP2A mengenai apa yang sudah dialami.

Kata Kunci : Kesehatan dalam rumah tangga, kesehatan wanita

Download File
Copyright © 2012 fkm.unmul.ac.id | Supported by Mulawarman Informatics