Universitas Mulawarman

Kegiatan

YUDISIUM JUNI 2015

May, 21 2015 10:43:26

YUDISIUM DESEMBER 2012

March, 15 2013 09:51:31

PIMNAS UNHAS-Makassar

March, 13 2013 12:54:06

KULIAH UMUM

March, 12 2013 18:45:11

YUDISIUM MARET 2013

February, 27 2013 12:44:46

KULIAH TAMU Perubahan Iklim dan Penyakit berbasis Lingkungan

December, 08 2012 15:27:00

Index »

HUBUNGAN USIA, BEBAN KERJA DAN STATUS GIZI DENGAN KELELAHAN KERJA PADA BURUH ANGKUT

oleh MUHAMMAD YULIANTO | 2013-06-26 11:15:45

Hubungan Usia, Beban Kerja Fisik Dan Status Gizi Dengan Kelelahan Kerja Pada Buruh Angkut Kelapa Sawit Di Pt. Viercoe Kabupaten Kutai Timur


The Corelations betwen Age, Physical Workload and Nutritional Status with Fatigue on Workers Carrying Palm oil at PT. Viercoe East Kutai Regency


Muhammad Yulianto
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Mulawarman
Jl. Sambeliung Kampus Gn. Kelua Samarinda
Gmail: myulianto510@gmail.com


ABSTRAK:

Kesehatan keselamatan kerja merupakan salah satu aspek perlindungan tenaga kerja sekaligus melindungi asset perusahaan. Hal ini tercermin dalam pokok-pokok pikiran dan pertimbangan dikeluarkannya Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang keselamatan kerja yaitu bahwa setiap tenaga kerja berhak mendapat perlindungan atas keselamatan melakukan pekerjaan, dan setiap orang lainnya yang berada ditempat kerja perlu terjamin pula keselamatannya serta setiap sumber produksi perlu dipakai dan dipergunakan secara aman dan efesien, sehingga setiap proses bekerja dapat berjalan dengan lancar. Untuk meningkatkan pengetahuan dan kenyamanan dalam bekerja terutama pada pekerja buruh angkut kelapa sawit agar dapat menciptakan sikap bekerja positif baik pada diri sendiri maupun pekerjaan yang meraka kerjakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia, beban kerja fisik dan status gizi dengan kelelahan kerja di PT. Viercoe Kabupaten Kutai Timur. Jenis enelitian ini kuantitatif katagori survei analitik dengan pendekatan cross secsional. Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan buruh angkut kelapa sawit di PT. Viercoe Kabupaten Kutai Timur. Data diperoleh dari hasil wawancara dengan menggunakan kuesioner, observasi, dan pengukuran. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat. Hasil analisis bivariat menunjukkan tiga variable yang mempunyai hubungan yang signifikan yaitu Hubungan antara usia dengan kelelahan kerja yaitu p value sebesar (0,000), dan beban kerja fisik dengan kelelahan kerja yaitu p value sebesar (0,002), dan status gizi dengan kelelahan kerja yaitu nilai r hitung = diperoleh nilai (0,55). Saran dari penelitian ini adalah terutama pada pihak perusahaan yang harus memperhatikan pergantian posisi kerja buruh, kemudian pada pekerja buruh yang harus memperhatikan jam kerja, istirahat kerja, dan memperhatikan asupan makanan.


Kata Kunci; Usia, Beban Kerja Fisik, Status Gizi

Download File
Copyright © 2012 fkm.unmul.ac.id | Supported by Mulawarman Informatics