Universitas Mulawarman

Kegiatan

YUDISIUM JUNI 2015

May, 21 2015 10:43:26

YUDISIUM DESEMBER 2012

March, 15 2013 09:51:31

PIMNAS UNHAS-Makassar

March, 13 2013 12:54:06

KULIAH UMUM

March, 12 2013 18:45:11

YUDISIUM MARET 2013

February, 27 2013 12:44:46

KULIAH TAMU Perubahan Iklim dan Penyakit berbasis Lingkungan

December, 08 2012 15:27:00

Index »

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINDAKAN TIDAK AMAN PADA PEKERJA WORK EVER WELL SERVICE

oleh Fitri Noviyani | 2013-04-20 11:11:54

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGANTINDAKAN TIDAK AMAN PADA PEKERJA WORK OVER WELL SERVICE DI PT. PERTAMINA UBEP SANGASANGA & TARAKAN FIELD SANGASANGA TAHUN 2012


THE CURRELATED FACTOR OF UNSAFE ACTION ON WORK OVER WELL SERVICE WORKERS IN PT. PERTAMINA EP UBEP SANGASANGA & TARAKAN FIELD SANGASANGA 2012


Fitri Noviyani
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman Samarinda
Perum Talang Sari PGRI II Blok. B No. 18 RT. 05, Samarinda
Email : fitri.noviyani@ymail.com


ABSTRAK


Tindakan tidak aman adalah salah satu faktor penyumbang terbesar kecelakaan kerja, yang merupakan cerminan perilaku pekerja terhadap keselamatan kerja. Tindakan tidak aman ini dianggap sebagai hasil dari kesalahan yang dilakukan baik oleh pekerja yang terlibat secara langsung maupun dari kesalahan yang dilakukan oleh organisasi yaitu pihak manajemen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengantindakan tidak aman pada pekerja work over well service di PT. Pertamina UBEP Sangasanga & Tarakan Field sangasanga tahun 2012. Penelitian ini dilakukan dengan metode Cross Sectional dan menggunakan uji Chi Square. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan tekhnik Total Sampling dengan jumlah sample 50 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan tidak aman adalah Pelatihan Kerja ( p value = 0,036 ), pengawasan ( p value = 0,005 ). Sedangkan Persepsi ( p value = 0,322), dan safety talk ( p value = 0,100 ) tidak berhubungan dengan tindakan tidak aman. Berdasarkan hasil penelitian disarankan bagi para pekerja untuk mematuhi peraturan dan kebijakan perusahaan dan berperan aktif dalam tindakan pencegahan, untuk pihak manajemen agar meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan memberikan pelatihan yang dibutuhkan dan melakukan pengawasan yang baik.


Kata Kunci : persepsi, pelatihan, pengawasan, safety talk, tindakan tidak aman

Download File
Copyright © 2012 fkm.unmul.ac.id | Supported by Mulawarman Informatics